Tutorial Membuat Halaman Berbeda di Microsoft Word untuk Makalah/TugasAkhir/Skripsi
Cara Membuat Halaman Berbeda pada Lembar Kerja Ms. Word untuk Makalah/Skripsi
Ini dia yang ditunggu oleh pejuang skripsi. Pasalnya mahasiswa akhir pasti melewati proses ini. Saya sebenarnya cukup yakin bahwa setiap kampus telah memberikan semacam template untuk memudahkan penyusunan dalam penulisan skripsi. Sehingga mahasiswa hanya perlu fokus pada isi tanpa perlu repot mengatur format.
Mungkin dengan adanya tutorial ini. Bisa coba diterapkan sendiri. Sehingga lebih memahami dalam pengaturan format. Jika mungkin ada masalah terkait pengaturan tersebut. Mahasiswa tidak perlu bingung dalam mengatasinya. Sekarang kita mulai cara mengatur letak/format pada halaman word.
Format Halaman pada Skripsi
Pastikan semua dokumen sudah menjadi satu file DOC. Mulai dari awal hingga akhir. Saya sarankan untuk tidak memberi halaman terlebih dahulu. Pengaturan halaman akan dimulai di langkah selanjutnya. Oya, ketika dokumen sudah dijadikan satu akan lebih mudah dalam membuat daftar isi otomatis.
Baru kita mulai memasukkan halaman sesuai format penulisan Skripsi.
Pertama, buat dahulu penomoran romawi. Ini karena letaknya di awal-awal dokumen. Caranya dengan: Page Number >> Bottom of Page >> Plain Number 2.
Kedua, kita atur format menjadi romawi dengan Page Number >> Format Page Numbers. Atur seperti di bawah ini. Kemudian klik OK. Otomatis semua halaman akan menjadi romawi. Biarkan saja dulu. Kita lanjutkan.
Penomoran Halaman pada BAB
Hasilnya bisa seperti yang saya contohkan di awal. Ini juga berlaku untuk BAB selanjutnya. Caranya kurang lebih sama seperti di atas. Bagaimana kita mengatur perilaku berbeda untuk halaman yang ingin diedit. Hal yang patut diingat:
Mengatur perilaku berbeda pada suatu halaman: Page Layout >> Breaks >> Continuous. Supaya halaman sebelumnya tidak ikut berubah. Jadi hanya halaman itu dan selanjutnya yang akan berubah.
Menambah atau menghapus Page Number: Pastikan menonaktifkan Link to Previous setelah kita klik pada footer atau header.
Atau Kalian Bisa Menonton Tutorialnya di Youtube saya dibawah ini
Ini dia yang ditunggu oleh pejuang skripsi. Pasalnya mahasiswa akhir pasti melewati proses ini. Saya sebenarnya cukup yakin bahwa setiap kampus telah memberikan semacam template untuk memudahkan penyusunan dalam penulisan skripsi. Sehingga mahasiswa hanya perlu fokus pada isi tanpa perlu repot mengatur format.
Mungkin dengan adanya tutorial ini. Bisa coba diterapkan sendiri. Sehingga lebih memahami dalam pengaturan format. Jika mungkin ada masalah terkait pengaturan tersebut. Mahasiswa tidak perlu bingung dalam mengatasinya. Sekarang kita mulai cara mengatur letak/format pada halaman word.
Format Halaman pada Skripsi
- Halaman pada bagian: Pernyataan, Motto, Persembahan, Kata Pengantar, Daftar Isi, Daftar Tabel, Daftar Gambar, Intisari, dan Abstrak akan menggunakan format penomoran romawi >> i, ii, iii, dst.
- Halaman pada bagian: Bab I s/d Bab V dan Daftar Pustaka akan menggunakan format penomoran angka >> 1, 2, 3, dst.
- Halaman pada bagian BAB I menggunakan format halaman yang terletak di tengah bawah.
- Sedangkan halaman selanjutnya, format halaman terletak di kanan atas.
Pastikan semua dokumen sudah menjadi satu file DOC. Mulai dari awal hingga akhir. Saya sarankan untuk tidak memberi halaman terlebih dahulu. Pengaturan halaman akan dimulai di langkah selanjutnya. Oya, ketika dokumen sudah dijadikan satu akan lebih mudah dalam membuat daftar isi otomatis.
Baru kita mulai memasukkan halaman sesuai format penulisan Skripsi.
Pertama, buat dahulu penomoran romawi. Ini karena letaknya di awal-awal dokumen. Caranya dengan: Page Number >> Bottom of Page >> Plain Number 2.
Kedua, kita atur format menjadi romawi dengan Page Number >> Format Page Numbers. Atur seperti di bawah ini. Kemudian klik OK. Otomatis semua halaman akan menjadi romawi. Biarkan saja dulu. Kita lanjutkan.
Penomoran Halaman pada BAB
Pertama, Pastikan kursor ada di sebelah kiri BAB.
Kedua, Pilih menu Page Layout >> Breaks >> Continuous. Maka, posisi BAB I tadi akan bergeser satu baris ke bawah. Sekarang kita lanjut.
Ketiga, Sekarang klik dua kali pada footer BAB I. Kemudian, nonaktifkan Link to Previous sehingga menjadi tidak aktif. Tujuannya supaya halaman ini bisa diatur dengan perilaku berbeda.
Keempat, Sekarang pilih menu Insert >> Page Number >> Format Page Numbers. Atur seperti di bawah ini. Jika sudah, klik OK. Sehingga halaman yang sebelumnya romawi, telah menjadi halaman angka. Begitu juga dengan halaman selanjutnya sampai ke bawah. Akan turut mengikuti sebagai halaman angka. Masalahnya adalah pada halaman selain yang bertuliskan BAB letak penomoran halaman harus di kanan atas lembar kertas. Jadi, ada perilaku berbeda lagi setelah halaman BAB.
Kelima, Bagi yang footernya masih aktif bisa di close: menu Design >> Close Header and Footer.
Keenam, Langsung menuju halaman setelah BAB. Itu berarti di halaman kedua. Silakan arahkan kursor di pojok kiri atas.
Ketujuh, Pilih menu Page Layout >> Breaks >> Continuous. Biasanya akan menggeser tulisan. Entah ke bawah atau ke samping. Tetapi abaikan dahulu. Nanti bisa diperbaiki di akhir. Tujuannya supaya halaman ini dengan sebelumnya bisa dibedakan perilakunya.
Kedelapan, Sekarang klik dua kali pada header halaman ini. Kemudian, nonaktifkan Link to Previous sehingga menjadi tidak aktif.
Kesembilan, Masuk ke menu Insert >> Page Number >> Top of Page >> Plain Number 3. Di sini kita akan memasukkan penomoran halaman dengan posisi di kanan atas.
Kesepuluh, Supaya lebih meyakinkan, kita bisa melanjutkan dengan mengatur format halaman: Design >> Page Number >> Format Page Numbers. Atur seperti di bawah ini. Saya memulai halaman dari angka 2.
Kesebelas, Sekarang perhatikan pada bagian footer halaman tersebut. Masih ada halaman juga kan? Sehingga perlu kita remove supaya bisa sesuai format.
Keduabelas, Caranya dengan klik dua kali pada footer. Atau bisa langsung mengarahkan kursor ke halaman yang di bawah. Kemudian, nonaktifkan Link to Previous.
Ketigabelas, Saatnya menghapus halaman tersebut. Tapi jangan menggunakan tombol delete. Caranya dengan Design >> Footer >> Remove Footer. Otomatis footer pada halaman selanjutnya akan terhapus juga. Sehingga boleh kalian klik Close Header and Footer.
Hasilnya bisa seperti yang saya contohkan di awal. Ini juga berlaku untuk BAB selanjutnya. Caranya kurang lebih sama seperti di atas. Bagaimana kita mengatur perilaku berbeda untuk halaman yang ingin diedit. Hal yang patut diingat:
Mengatur perilaku berbeda pada suatu halaman: Page Layout >> Breaks >> Continuous. Supaya halaman sebelumnya tidak ikut berubah. Jadi hanya halaman itu dan selanjutnya yang akan berubah.
Menambah atau menghapus Page Number: Pastikan menonaktifkan Link to Previous setelah kita klik pada footer atau header.
Atau Kalian Bisa Menonton Tutorialnya di Youtube saya dibawah ini

Comments
Post a Comment